![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
Larantuka – Lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan tertata rapi menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang nyaman dan efektif. Kondisi tersebut tampak di SMPK St. Gabriel Larantuka, Kabupaten Flores Timur, yang dikenal memiliki suasana sekolah yang asri dan menyejukkan.
Memasuki area sekolah, hamparan taman yang terawat, pepohonan rindang, serta berbagai tanaman hias yang tertata di halaman sekolah langsung menyambut warga sekolah dan para pengunjung. Udara yang sejuk dan lingkungan yang bersih menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi peserta didik maupun para guru.
Kepala SMPK St. Gabriel Larantuka mengatakan bahwa upaya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Lingkungan yang nyaman diyakini dapat meningkatkan semangat belajar serta membentuk karakter peserta didik untuk mencintai kebersihan dan peduli terhadap lingkungan.
Lingkungan sekolah adalah rumah kedua bagi peserta didik. Karena itu, kami berupaya menciptakan suasana yang bersih, hijau, dan nyaman agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, ujarnya.
Tidak hanya menjadi tempat belajar, halaman sekolah juga dimanfaatkan sebagai ruang interaksi dan pembelajaran kontekstual. Beberapa sudut sekolah dijadikan area baca, tempat diskusi kelompok, hingga lokasi pelaksanaan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Keasrian lingkungan sekolah tidak terlepas dari keterlibatan aktif para siswa. Melalui kegiatan kerja bakti rutin, piket kelas, serta program penghijauan, peserta didik diajak untuk berpartisipasi langsung dalam menjaga kebersihan dan merawat tanaman yang ada di lingkungan sekolah.
Salah seorang siswa mengaku merasa lebih nyaman belajar di lingkungan sekolah yang hijau dan bersih.
Kalau sekolah bersih dan banyak pohon, suasananya lebih sejuk. Kami jadi lebih semangat belajar dan betah berada di sekolah, katanya.
Selain memberikan kenyamanan, lingkungan sekolah yang asri juga menjadi sarana pendidikan karakter. Melalui kebiasaan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan, siswa belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap alam.
Warga sekolah berharap kondisi lingkungan yang telah terjaga dengan baik dapat terus dipertahankan. Dukungan seluruh pihak, baik guru, siswa, orang tua, maupun masyarakat sekitar, sangat dibutuhkan untuk menjaga keasrian sekolah sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya generasi penerus bangsa.
Lingkungan yang asri di SMPK St. Gabriel Larantuka membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Dari halaman yang hijau dan udara yang sejuk, tumbuh semangat belajar yang menjadi fondasi penting dalam membentuk peserta didik yang cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan.
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |
![]() |
| Foto: Cvherenhasr |








